Hubungan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) DPT-1 dengan Tingkat Kecemasan Ibu pada Bayi di Wilayah Pedesaan Kabupaten Pamekasan

Authors

  • Nur Khalilah Jurusan Kesehatan Prodi D3 Keperawatan, Politeknik Negeri Madura , Indonesia
  • Taufiqur Rahman Jurusan Kesehatan Prodi D3 Keperawatan, Politeknik Negeri Madura , Indonesia
  • Nur Iszakiyah Jurusan Kesehatan Prodi D3 Keperawatan, Politeknik Negeri Madura , Indonesia
  • Fadilatul Qur’ani Jurusan Kesehatan Prodi D3 Keperawatan, Politeknik Negeri Madura , Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52298/ihsj.v6i2.223

Keywords:

KIPI, kecemasan ibu, imunisasi, bayi, hubungan

Abstract

Latar Belakang: KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi)  adalah  reaksi yang dapat muncul sesudah pemberian imunisasi, termasuk imunisasi  DPT 1 pada bayi.  penelitian sebelumnya umumnya telah menunjukkan bahwa KIPI ringan setelah imunisasi, seperti demam, rewel, nyeri, dan pembengkakan pada lokasi suntikan, dapat menimbulkan kekhawatiran orang tua. Namun, masih diperlukan bukti empiris mengenai sejauh mana reaksi KIPI setelah pemberian DPT dosis pertama (DPT 1) berkaitan dengan tingkat kecemasan ibu, terutama pada periode awal imunisasi bayi. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara reaksi KIPI DPT 1 dengan tingkat kecemasan ibu pada bayi di Desa Pagendingan Galis Pamekasan. Metode: Penelitian ini merupakan tipe penelitian analytic correlational-cross sectional .Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi dan telah mendapatkan imunisasi DPT 1 sebanyak 30 responden, dengan menggunakan teknik total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah reaksi KIPI DPT 1, sedangkan variabel dependen yaitu tingkat kecemasan ibu. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner reaksi KIPI dan Self Rating Anxiety Scale (SAS). Data dianalisis dengan uji bivariat  menggunakan uji statistika sperman rank.. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan karakteristik demografi responden , sebagian besar ibu  (76%) berusia <20 tahun.,dan berdasarkan urutan kelahiran  menunjukkan hampir seluruh  bayi (83,3%) yang diteliti  merupakan anak pertama. Berdasarkan reaksi KIPI setelah imunisasi DPT 1,sebagian besar dari bayi (63,4%) mengalami reaksi KIPI sistemik dan sebagian kecil (3,3%) mengalami reaksi berat pasca imunisasi DPT 1. Sedangkan pada tingkat kecemasan  menunjukkan setengah dari ibu  (50%) mengalami kecemasan berat. hasil uji korelasi ada hubungan  signifikan (2-tailed) antara reaksi KIPI dengan tingkat kecemasan sebesar  p < 0,000 (α = 0,05),  dengan nilai koefisien Korelasi sebesar (r)=0,642. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara reaksi KIPI DPT 1 pada bayi dengan peningkatan tingkat kecemasan ibu di Desa Pagendingan Galis Pamekasan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti kontekstual mengenai pentingnya pemantauan KIPI sekaligus komunikasi edukatif kepada ibu sebagai bagian dari upaya mempertahankan kepercayaan dan keberlanjutan imunisasi bayi. 

Downloads

Published

2026-09-28

How to Cite

Khalilah, N., Rahman, T., Iszakiyah, N., & Qur’ani, F. (2026). Hubungan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) DPT-1 dengan Tingkat Kecemasan Ibu pada Bayi di Wilayah Pedesaan Kabupaten Pamekasan. Indonesian Health Science Journal, 6(2), 155–164. https://doi.org/10.52298/ihsj.v6i2.223

Issue

Section

Articles

Citation Check