Gambaran Pelaksanaan Edukasi Kesehatan tentang Diet Natrium pada Penderita Hipertensi di Desa Bapelle, Kabupaten Sampang
DOI:
https://doi.org/10.52298/ihsj.v6i2.220Keywords:
Hipertensi, edukasi kesehatan, diet rendah natrium, kepatuhan diet, pengelolaan hipertensiAbstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat karena prevalensinya yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi serius. Salah satu faktor yang berperan penting dalam pengendalian hipertensi adalah pengaturan asupan natrium melalui diet rendah garam. Namun, rendahnya pengetahuan dan kepatuhan masyarakat terhadap diet natrium masih menjadi kendala, sehingga diperlukan upaya edukasi kesehatan yang tepat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan health education terhadap diet natrium pada penderita hipertensi di Desa Bapelle, Kabupaten Sampang. Metode: Studi cross-sectional dilakukan dengan melibatkan seluruh pasien hipertensi di Desa Bapelle. Sebanyak 30 partisipan diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur untuk menilai pemahaman dan penerapan diet rendah natrium oleh partisipan setelah intervensi pendidikan kesehatan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif (univariat). Hasil: Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat pelaksanaan health education terhadap diet natrium pada penderita hipertensi, yang dikategorikan dalam kriteria baik, cukup, dan kurang. Edukasi kesehatan mengenai diet natrium berperan penting dalam meningkatkan pemahaman penderita hipertensi tentang pembatasan konsumsi garam, pemilihan jenis makanan, serta penerapan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini berdasarkan pelaksanaan health education yang dilakukan di Desa Bapelle Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang, diketahui bahwa sebagian besar cukup untuk melakukan diet natrium.

