Interaksi Disfungsi Imun dan Determinan Sosial-Lingkungan dalam Aktivasi dan Persistensi Tuberkulosis Resisten Obat: Scoping Review

Authors

  • Yayuk Endah Ernani Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum, Indonesia
  • Herin Mawarti Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum, Indonesia
  • Khotimah Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum,, Indonesia
  • Achmad Zakaria Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52298/ihsj.v6i1.176

Keywords:

TB-RO, disfungsi imun, determinan sosial-lingkungan, aktivasi dan persistensi, scoping review

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis resisten obat (TB-RO), termasuk MDR-TB dan XDR-TB, merupakan masalah kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh interaksi faktor biologis dan sosial. Selain faktor regimen terapi dan karakteristik Mycobacterium tuberculosis (Mtb), disfungsi imun host serta determinan sosial-lingkungan berperan penting dalam aktivasi, persistensi infeksi, dan transmisi strain Mtb resisten.Tujuan: Scoping review ini bertujuan memetakan bukti ilmiah mengenai bentuk disfungsi imun dan faktor sosial-lingkungan yang berkontribusi terhadap mekanisme aktivasi dan persistensi TB-RO, serta menjelaskan hubungan interaktif keduanya terhadap risiko penularan. Metode: Penelitian ini menggunakan scoping review dengan kerangka Arksey dan O’Malley. Pencarian literatur dilakukan pada proquest, Pubmed dan science direct (2017–2026) menggunakan kata kunci terkait TB resisten, disfungsi imun, dan determinan sosial dengan Boolean operators. Dari 26.273 artikel yang teridentifikasi, seleksi PRISMA melalui deduplikasi, skrining, dan penilaian full-text berdasarkan kriteria inklusi ketat menghasilkan 8 artikel yang relevan dan berkualitas. Studi yang dianalisis meliputi observasional (cross-sectional, kohort, case-control) dan terbatas klinis/eksperimental. Data diekstraksi dan disintesis secara deskriptif tematik serta dipetakan berdasarkan tema utama. Hasil: Hasil: Disfungsi imun meliputi penurunan imunitas seluler, peningkatan inflamasi, serta imunosupresi akibat HIV dan komorbid. Faktor sosial mencakup kemiskinan, malnutrisi, kepadatan hunian, stigma, perilaku berisiko, dan keterbatasan akses layanan. Interaksi keduanya meningkatkan kerentanan, keterlambatan diagnosis, rendahnya kepatuhan, dan kegagalan terapi yang memperpanjang penularan. Kesimpulan: TB-RO dipengaruhi interaksi erat faktor imunologis dan sosial. Pengendalian memerlukan integrasi intervensi klinis dan sosial untuk menekan aktivasi, persistensi, dan transmisi Mtb resisten.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Yayuk Endah Ernani, Herin Mawarti, Khotimah, & Achmad Zakaria. (2026). Interaksi Disfungsi Imun dan Determinan Sosial-Lingkungan dalam Aktivasi dan Persistensi Tuberkulosis Resisten Obat: Scoping Review. Indonesian Health Science Journal, 6(1), 62–75. https://doi.org/10.52298/ihsj.v6i1.176

Issue

Section

Articles

Citation Check