Pengaruh Upah Minimum dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Ketimpangan Pendapatan di Kalimantan Tengah

Penulis

  • Rima Harati Universitas Palangkaraya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52298/joebis.v3i2.199

Kata Kunci:

Upah Minimum, Indeks Pembangunan Manusia, Ketimpangan Pendapatan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap ketimpangan pendapatan di Provinsi Kalimantan Tengah selama periode 2013–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara variabel upah minimum dan IPM terhadap tingkat ketimpangan pendapatan. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa Upah Minimum dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan di Provinsi Kalimantan Tengah selama periode 2013–2025. Artinya, peningkatan upah minimum dan peningkatan kualitas pembangunan manusia cenderung mampu menurunkan tingkat ketimpangan pendapatan. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,749 yang menunjukkan bahwa 74,9% variasi ketimpangan pendapatan dapat dijelaskan oleh model, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini memberikan manfaat bagi perumusan kebijakan publik, khususnya sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menetapkan kebijakan ketenagakerjaan, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan program pengentasan kemiskinan yang berorientasi pada pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Referensi

Amali, F. N., & Syafri. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketimpangan 33 provinsi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Trisakti, 3(1), 815–820. https://doi.org/10.25105/jet.v3i1.15424

Arsyad, L. (2016). Ekonomi pembangunan (Edisi ke-5). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah. (2020). Provinsi Kalimantan Tengah Dalam Angka 2020. Palangka Raya: BPS Provinsi Kalimantan Tengah.

Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah. (2025). Provinsi Kalimantan Tengah Dalam Angka 2025. Palangka Raya: BPS Provinsi Kalimantan Tengah.

Badan Pusat Statistik. (2024). Indeks Pembangunan Manusia 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2024). Metode Baru Indeks Pembangunan Manusia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Borjas, G. J. (2020). Labor Economics (8th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Card, D., & Krueger, A. B. (1995). Myth and Measurement: The New Economics of the Minimum Wage. Princeton: Princeton University Press.

Irawan, D., Wijimulawiani, B. S., & Hak, M. B. (2024). Analisis pengaruh populasi, pertumbuhan ekonomi, IPM, investasi dan pengangguran terhadap ketimpangan pendapatan di Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2019–2023. Jurnal Ekuilnomi, 6(3), 623–633. https://doi.org/10.36985/y23kbn87

Islamy, S. N., Faisol, F., & Jalil, S. A. (2026). Analisis Multiplier Effect Investasi Dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 2(1), 675-681. https://doi.org/10.63822/rvt8bs91

Kuznets, S. (1955). Economic growth and income inequality. The American Economic Review, 45(1), 1–28.

Makipantung, R. O., Walewangko, E. N., & Niode, A. O. (2023). Pengaruh pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia (IPM) terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di wilayah Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 23(7), 85–96.

Mankiw, N. G. (2021). Principles of Economics (9th ed.). Boston: Cengage Learning.

Nursahid, E., Priyagus, & Mintarti, S. (2018). Analisis faktor yang mempengaruhi ketimpangan pendapatan di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman, 3(1). https://doi.org/10.29264/jiem.v3i1.2335

Setiawan, M. B., & Hakim, A. (2013). Indeks pembangunan manusia Indonesia. Jurnal Economia, 9(1), 18–26. https://doi.org/10.21831/economia.v9i1.1373

Sjafrizal. (2018). Ekonomi regional: Teori dan aplikasi (Edisi revisi). Depok: Rajawali Pers.

Soekapdjo, S., & Oktavia, D. (2021). Pengaruh upah minimum terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan Indonesia, 21(2), 135–149.

Soekapdjo, S., & Oktavia, D. (2021). Pengaruh upah minimum terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan Indonesia, 21(2), 135–149.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Cetakan ke-28). Bandung: Alfabeta.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2021). Economic Development (13th ed.). Boston: Pearson Education.

United Nations Development Programme (UNDP). (2024). Human Development Report 2023/2024: Breaking the Gridlock. New York: UNDP.

World Bank. (2022). Indonesia Poverty Assessment: Pathways toward Economic Security. Washington DC: World Bank.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-07

Cara Mengutip

Harati, R. (2026). Pengaruh Upah Minimum dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Ketimpangan Pendapatan di Kalimantan Tengah. Journal of Economic and Business, 3(2), 136–147. https://doi.org/10.52298/joebis.v3i2.199

Terbitan

Bagian

Articles

Citation Check